Selasa, 16 Maret 2021

INSIGHT TOPIK 5: PENTINGNYA AQIL DAN BALIGH SECARA BERSAMAAN

Aku tersentil di pernyataan: sebisa mungkin kita dahulukan aqil sebelum baligh. 
Uwauuu, batinku. Hihi.
Iya sih, karena baligh itu pasti, hanya perlu menunggu waktu. Sedangkan aqil, butuh usaha dan bisa kita usahakan.
Aku sempat berpikir, dalam hal finansial, kayanya remaja amrik lebih 'aqil' ya daripada kita-kita 😂.
Hmm masalah kedewasaan itu kompleks sekali ya. Memang, di surat al maidah jika aku tidak salah, batasan atau tes untuk menentukan kedewasaan seorang laki-laki adalah dengan memberinya kesempatan untuk membelanjakan uang. Dalam kitab jual beli juga begitu. Seseorang dianggap 'mampu' dan sah melakukan jual beli ketika sudah dapat memahami nilai uang.
Memang sih, uang itu sesuai bentuk fisiknya; bersisi dua. Ketika kita melihat dan menggenggam satu sisi baiknya, betapa banyak kebaikan yang bisa dihasilkan darinya. Namun, apabila kita tidak sanggup menahan sisi buruknya, naudzubillah, uang haram dengan lahap dimakannya 😭😭😭. Tentang ujian uang ini, maaf, aku langsung teringat dengan pejabat di legislatif. Sebelumnya lho, orangnya rajih beribadah dan belajar agama. Lhakok setelah jadi DPR, kok yaa hilang semua imannya 😭😭😭. Dan naudzubillah, hilang pula rasa malunya 😭😭😭. Benar ya, muslim itu dinilai dari dua hal; iman dan malunya, jika salah satunya terangkat, maka yang lain pun akan mudah hilang 😭😭😭. Naudzubillah min dzalik ya Allah 😭😭😭😭.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar