Minggu, 09 Januari 2022

Jurnal Telur Merah #BunCek3

 Alhamdulillah ala kulli hal, bisa menginjak di step selanjutnya di pinggiran hutan kupu-kupu ini.

Sejujurnya aku agak menyesal mengakhirkan tugas, dan mengerjakan dekat jam cinderella, karena adaa aja penghalangnya hihi. 

Padahal ternyata nggak sulit juga tugasnya, karena aslinya aku jadi sudah tahu apa yang ingin kulakukan lewat telur hijau kemarin. Jujur, telur hijau itu sangat menggudah diri dan emosi 🙈. Tapi ternyata, setelah berhasil menemukan, pikiranku jadi terbuka jelas, tahu apa yang harus kulakukan dan kukembangkan.


Kemarin, aku menemukan 5 telur hijau sebagai berikut:

1. Membaca buku

2. Menulis

3. Belajar

4. Mengisi Kulwap

5. Jualan


Dari situ, aku menemukan beberapa keterampilan yang diperlukan dan menunjang, sekaligus sudah sedikit kukuasai, yaitu:

- Managemen Waktu

- Membaca efektif

- Merangkum

- Membuat kesimpulan/insight

- Managemen Prioritas

- Managemen Resiko

- Meningkatkan keilmuan tentang menulis

- Copywriting

- Managemen Keuangan

- Planning

- Perencanaan


Ternyata, ada banyak keterampilan yang menunjang. Namun, setelah dipetakan berdasar tabel/matriks Einshower, yang terjadi adalah sebagai berikut:

✓Urgen dan mendesak:

- Managemen Waktu

- Managemen Prioritas 

- Managemen Resiko 

- Managemen Keuangan 

- Planning 

- Perencanaan


✓Urgen dan tidak mendesak

- Merangkum 

- Kesimpulan/insight


✓Tidak urgen dan mendesak

- Copywriting


✓Tidak urgen dan tidak mendesak

- Membaca Efektif 

- Keilmuan Menulis


Dan setelah dipilah, dipilih dan digabungkan, akhirnya aku mendapatkan 3 telur merah yang paling utama, penting, dan harus didahulukan, yaitu

🔴 Managemen Waktu

🔴 Managemen Keuangan

🔴 Perencanaan

Alhamdulillah, 3 telur merah bekal ini sudah siap saji. Semoga benar-benar bisa bermanfaat untuk petualangan hidupku ke depannya ❤️.


Tertanda, 

Fudhla Zahida

Mahasiswi Bunda Cekatan 3

Grup 18




Kamis, 09 Desember 2021

Rabu, 17 Maret 2021

INSIGHT TOPIK 10: KETIKA ANAK BERTANYA TENTANG SEKSUALITAS

Jadi ingat kejadian lucu tapi ngeselin 😂. Kan aku berusaha membiasakan diri banyak mengobrol dengan Utsman kan ya, jadi aku sering menjelaskan tentang banyak hal yang kita lihat atau temui. Nah, si bapak juga berusaha seperti itu kan ya. Tapii pernah suatu ketika, bapake males menjelaskan, akhirnya dia jelaskan asal deh wkwk padahal anaknya mending nggak dijelaskan sama sekali timbang dikasih penjelasan ngawur kan, toh Utsman aslinya belum bisa bertanya 😂. Ndak papa, latihan ya sebelum nak bayik bisa benar-benar berkomunikasi dan cerewet hihi.
Aku pernah baca di instagram seorang mamagram, ketika anak menanyakan pertanyaan yang mengejutkan, kita tidak perlu benar-benar menjelaskan detail. Gali dulu, apa yang sebenarnya si anak pahami. Baru kita jelaskan sesuai tingkat pemahaman dan usianya. Tentuu seperti di pembahasan topik ini, mestilah kita shock duluan dapat pertanyaan ajaib yang bagi kita tuh tabu banget hehehehehe. Ternyataa jawabannya nggak perlu ribet. Secukupnya saja. Tapi perlu hati-hati dan jujur. Semoga Allah mampukan kita semua ❤️.
Pembahasan di topik terakhir ini ciamik dan gemas sekali hihi, setelah sebelumnya bagai roller coaster diaduk jiwa kita 😂😂.

INSIGHT TOPIK 9: PERAN LINGKUNGAN DAN PERLINDUNGAN DARI KEJAHATAN SEKSUAL

Seru sih pembahasannya, aku tersepona sangat dengan mbak siapa sih yang berniqab, kayanya ada background paham hukum hihi.
Jadi teringatkan tentang hakikat kenapa harus berjuang dan berjihad di medan politik, salah satunya agar memudahkan para korban mendapatkan hak perlindungan. Pantesan banyak yang memilih untuk mengubur dan memaafkan saja, karena proses yang ribet, belum lagi omongan dan paradigma masyarakat yang embuh lah. Padahal luka jiwa nya membekas dalam sekali pasti 😭😭😭. Ya Allah... Rasanya istighfar mulu dengan semua topik yang diangkat 😂. Ndak papa, semoga dengan ini makin paham urgensi mempelajari ini, bisa berani memutus pemahaman yang salah, bisa lebih menyiapkan anak-anak generasi ke depan dengan jauuhhh lebih baik. Insya Allah. 

INSIGHT TOPIK 8: PENYIMPANGAN SEKSUALITAS, PENCEGAHAN, DAN SOLUSINYA

Lebih baik mencegah daripada mengobati ya, karena wah ternyata aku baru tahu, pengobatan dari penyimpangan seksual itu ya Allah, sampai ada terapi kognitif nya juga masa. Bener-bener 'penyakit' beneran 😭🥺. Ya Allah, ngeri kali lihat beberapa contoh kasusnya. Naudzubillah min dzalik.
Pencegahannya bahkan butuh melibatkan masyarakat juga, bener ya, butuh sekampung untuk mendidik seorang anak 😭. Jadi inget baru-baru ini ummiku cerita, ada seorang anak ustadz yang jadi punk gara-gara bergaulnya sama anak-anak asuh bapaknya, otomatis kan ya anak-anak asuh itu dulunya entah gimaja pergaulannya di luar sana, bukannya jadi baik dalam didikan si ustadz, malah mempengaruhi anaknya pak ustadz 😭😭😭.
Dan sekali lagi, kunci utama dalam pencegahan dan pengobatan adalah agama. Yang lebih kuat dari segala terapi itu adalah keyakinan dan keimanan. Ya Allah, bener ya, jiwa sangat mempengaruhi apa yang keluar secara fisik. Semoga Allah selalu menjaga kita semua dalam kebenaran, dalam jalan taat kepadanya selalu 🤲🏻.

Selasa, 16 Maret 2021

INSIGHT TOPIK 7: MENJAGA DIRI DARI KEKERASAN SEKSUAL

Heuuu dua kata untuk materi ini: sedih dan ngeri 😭😭😭😭.
Dan dari pembahasan ini, jadi makin paham tentang bias RUU P-KS 🥺. Poin utamanya pada 'pemaksaan', ya Allah kalau pidana nya hanya jatuh pada pemaksaan, zaman sekarang banyak yang suka rela melakukannya 😭😭😭😭. Dan masalah kejahatan seksual ini sangat mudah menular seperti yang dijelaskan. Korban bisa kelak menjadi pelaku 😭😭😭. Karena itu, menurutku RUU P-KS ini harus segera digagalkan dan digantikan dengan Undang Undang Kejahatan Seksual. Kapan lagi coba, mau nunggu masyarakat rusak semua? 😭😭😭. Dan kita sebagai orang tua harus betul-betul jadi raja tega, tidak boleh sedikitpun memberi celah, baik lewat candaan ataupun rasa kasihan 🥺. Ya Allah, begitu banyak tugas pengasuhan kami, mampukanlah kami berikhtiar sebaik mungkin, sisanya hanyalah Engkau yang Maha Penjaga ya Rabb.

INSIGHT TOPIK 6: PENGARUH MEDIA DIGITAL DALAM PEMAHAMAN SEKSUALITAS

Tidak bisa dipungkiri ya, media digital adalah hal yang wajib kita kuasai betul. Apalagi, sekarang di masa pandemi ini, hampir semua proses pembelajaran, kajian, bahkan hingga bekerja dan saling bersapa berkunjung, perlu kita lakukan online. Tentuu utamanya adalah 'imunitas' karena pastinya menjauhkan gadget dari anak kita jauhh lebih sulit daripada zaman kita kecil dulu 🥺. Alhamdulillah, karena nak bayik masih kecil juga ya, pembatasan screen time masih sangat mudah dilakukan. Meski pernah sih kecolongan wkwk kadang kan kuberi tontonan nussa rarra ketika aku butuh darurat memasak atau ke kamar mandi, eh doi pencet-pencet entah sampai kemana 🙈. Dan kebetulan habis ngobrol juga sama paksu, aku ingin sekali memberikan banyai fasilitas bermain untuk Utsman, agar kelak sekalian, ketika pandemi sudah usai, jadi 'basecamp' mainnya anak-anak tetangga, hihi. Karena apa yaa berangkat dari kekhawatiran lingkungan yang kurang baik, aku lebih memilih agar kami membuat lingkungan ideal itu sendiri. Semoga Allah mudahkan semua ikhtiar kami....